Rahasia Meninggikan Badan yang Efektif

artikel tentang: Rahasia Meninggikan Badan yang Efektif

judul artikel: Tips Menambah Tinggi Badan

 

Proses tinggi badan tidak selamanya berlangsung, di usia yang tak lagi muda pertumbuhan tinggi badan anda akan terhenti.

Tinggi badan merupakan bagian dari pertumbuhan, oleh karena itu tinggi badan seseorang akan terus bertambah hanya pada masa pertumbuhan saja. Di luar dari masa-masa tersebut, maka pertambahan tinggi badan seseorang akan terhenti dengan sendirinya. Jika pun ada, itu adalah hanya bertambah panjangnya susunan tulang belakang. Itu pun akan berhenti sampai Anda menginjak usia 20 tahun.

Hal ini rupanya menjadi hal serius yang perlu Anda perhatikan. Sebelum terlambat, Anda bisa memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan anak Anda agar apa yang Anda alami tidak dialami buah hati Anda. Kami akan uraikan mengenai tinggi badan dan tips menambah tinggi badan yang tepat pada masa pertumbuhan.
Pentingnya Postur Tubuh yang Proporsional

Tinggi badan adalah hal yang cukup penting bagi setiap orang. Karena dengan tinggi badan yang cukup, tinggi tubuh yang sepadan dengan postur tubuh, akan membuat seseorang tampak layak untuk dipandang, dan membuat orang yang memandang terkesan. Kenyataan yang demikian memang tidak dapat dipungkiri. Karena itu, banyak orangtua maupun anak muda yang sangat memiliki perhatian khusus terhadap pertumbuhan dan pertambahan tinggi badan tersebut.

Tak dapat dipungkiri pula bahwa, tinggi badan seseorang juga ikut menentukan karier maupun masa depan seseorang. Contohnya adalah, beberapa jenjang karier selalu mensyaratkan tinggi badan menjadi sesuatu syarat yang memang harus dipenuhi. Misalnya, syarat menjadi seorang pramugari atau pramugara, menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI), menjalani beberapa karier semi militer yang juga mensyaratkan tinggi badan sebagai bagian dari hal yang harus dipenuhi, dan sebagainya.

Dalam hal kehidupan sosial sehari-hari pun, tinggi badan juga membawa dampak yang baik. Seseorang dengan postur tubuh yang cukup tinggi, akan nampak berbeda dibandingkan dengan orang lainnya. Selain nampak lebih gagah, tubuh yang tinggi tegap juga memiliki nilai plus tersendiri. Baik di antara kaum pria maupun wanita. Sedangkan bagi kaum wanita, mereka yang memiliki postur tubuh lebih tinggi dari yang lainnya, akan tampak lebih menonjol dan menarik tentunya.
Faktor yang Berpengaruh pada Tinggi Badan

Pertambahan tinggi badan antara satu orang dengan yang lainnya biasanya berbeda. Karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:

Faktor genetika atau keturunan. Hal ini mudah diprediksi, melihat dari keluarga-keluarga yang sudah ada sebelumnya. Biasanya jika keluarganya baik dari garis ayah, atau ibu memang tinggi, maka anaknya pun tidak akan jauh berbeda. Juga akan berpostur tubuh tinggi pula.

Gizi, yaitu asupan makanan dan nutrisi yang dikonsumsi pada anak dalam masa pertumbuhan. Terutama, asupan karbohidrat, kalsium, protein, vitamin, dan mineral yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak. Gizi yang seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh, akan berdampak pada pertumbuhan tubuh dan pertambahan tinggi badan pula tentunya.

Variasi individu, maksudnya setiap manusia diciptakan dengan bentuk yang berbeda-beda, termasuk tinggi badan maupun pertambahan tinggi badan mereka. Kadangkala Anda dapat menemukan, bahwa dalam satu keluarga pun ada yang memiliki postur tubuh yang berbeda-beda, meski masih dalam satu garis keturunan keluarga. Karena memang Tuhan menciptakan demikian.

Ketiga hal ini sebetulnya tidak mutlak, karena bisa saja walaupun keluarganya kebanyakan tidak memiliki badan yang tinggi, jika ia selalu makan makanan bergizi dan sering melakukan latihan fisik, maka tubuhnya bisa lebih tinggi dibandingkan anak yang faktor genetiknya tinggi, tapi kurang gizi.

Perlu diingat pula bahwa semakin sering si anak terinfeksi pada masa pertumbuhan, maka akan semakin terhambat juga proses pertumbuhannya. Jenis penyakit-penyakit yang ditengarai ikut menghambat pertumbuhan ini di antaranya cacingan, flu, dan diare.
Parameter Mengukur Tinggi Badan Ideal

Untuk menilai apakah pertumbuhan anak berjalan dengan normal, maka perlu diteliti pula pertambahan berat badannya juga. Dengan KMS (kartu Menuju Sehat), maka Anda dapat mengetahuinya. KMS ibarat sebagai perangkat yang membantu Anda dalam mengawasi tumbuh-kembang anak-anak Anda. Dari mulai bayi hingga balita (di bawah lima tahun). Karena pada masa-masa tersebutlah disebut sebagai masa emas (golden ages) pertumbuhan anak. Jika ternyata pertumbuhan anak sudah melewati jalur idealnya harus dibatasi asupan kalorinya agar tidak terjadi kegemukan. Begitu pun sebaliknya. Bagi yang berada di bawah jalur pertumbuhan ideal harus diberi ekstra makanan tambahan dan pastikan keperluan gizi wajibnya terpenuhi.

Yang perlu dilakukan oleh orangtua sebenarnya adalah, pengawasan dan pengarahan. Orangtua harus terus mengawasi keseimbangan asupan gizi bagi anak-anaknya, dan memberi pengarahan kepada anak tentang pola hidup sehat yang akan berpengaruh pada mereka hingga dewasa. Dan juga merawat mereka dengan pemberian asupan kalori, dan menyesuaikan dengan kebutuhan mereka. Pada dasarnya, orangtua hanya harus menarik-ulur saja sesuai kebutuhan sang anak. Semua ini, termasuk di dalam tips menambah tinggi tubuh anak.

Pada bayi berumur setahun tinggi badannya bertambah satu setengah kali panjang badan ketika ia lahir. Pada umur empat tahun dua kali panjang ketika ia lahir. Pada usia 13 tahun tiga kali panjang ketika ia lahir. Pada usia dewasa diperkirakan dua kali tinggi pada saat anak berumur dua tahun. Tapi ini tidak bisa menjadi patokan. Karena semua tetap tergantung kepada kecenderungan tubuh si anak sendiri.

Selain itu, ada juga rumus yang dapat Anda coba terapkan untuk mengukur tinggi maksimal Anda atau buah hati Anda:

Perempuan: tinggi badan ayah + tinggi badan ibu – 13 / 2 + 8,5 cm

Laki-laki: tinggi badan ayah + tinggi badan ibu + 13 / 2 + 8,5 cm
Tips Memaksimalkan Tinggi Badan

Tubuh diisi dengan asupan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan

Olahraga dapat membentuk postur tubuh yang baik adalah dengan latihan beberapa cabang olahraga dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi. Jenis olahraga yang dapat mendukung hal ini adalah, basket, berenang, lari maupun loncat tinggi.

Asupan kalsium yang cukup. Untuk usia 17 tahun kalsium yang dibutuhkan dalam sehari 1200-1500 mg. Bisa didapatkan dari susu, brokoli, cokelat, keju, sarden, ikan salmon, dan sayuran hijau.

Hindari makan fast food karena kandungan kalsiumnya lebih rendah.

Jangan terlalu banyak minum minuman bersoda atau kafein, karena bisa menghalangi penyerapan kalsium. Minuman bersoda pun ditengarai mudah membuat tulang menjadi keropos. Apa jadinya bila anak yang dalam masa pertumbuhan banyak mengkonsumsi minuman bersoda. Tentu akan merusak proses pertumbuhan tulang yang berpengaruh pada tinggi badan sang anak.

Demikianlah beberapa tips, dan sekilas info tentang tips menambah tinggi badan. Baik pada anak maupun pada Anda sendiri. Selamat menyimak dan mengikuti tips-tipsnya. Semoga berhasil!

Pencarian Tips Terbaru:



Suami Betah di Rumah 468

This entry was posted in Tips Meninggikan Badan and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Current ye@r *