Benarkah Minum Susu Terlalu Banyak Tidak Baik Bagi Tubuh…??

Hasil gambar untuk dampak ketika terlalu banyak konsumsi susu

Pada umumnya susu sangat baik untuk dikonsumsi. Tapi, jika dikonsumsi lebih dari tiga gelas per hari bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Selama 10 tahun terakhir pro dan kontra mengenai efek mengkonsumsi susu terus bergulir. Organisasi kesehatan mendukung konsumsi susu karena baik untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang. Namun, beberapa peneliti menunjukan bahwa susu memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Baik buruknya susu bagi tubuh saat ini menjadi kontroversi. Organisasi kesehatan mendukung konsumsi susu karena baik untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu memiliki dampak buruk bagi tubuh. Selain itu, juga ada kondisi-kondisi tertentu pada orang yang tidak dapat mengonsumsi susu.
Berikut adalah beberapa bahaya kesehatan yang mungkin dapat di timbulkan dari susu dan tidak banyak diketahui banyak orang.

Kelebihan Berat Badan
Susu mengandung banyak protein, gula, lemak dan lemak tak jenuh. Lalu, tambahan kalori yang menyebabkan kenaikan berat badan. Susu biasanya memberikan 149 klori, sedangkan susu skim 90 kalori. Jadi, Anda bisa beralih ke susu skim jika tidak ingin menyebabkan obesitas.

Gangguan Pencernaan
Banyak orang yang tak toleran terhadap laktosa tubuhnya tidak dapat memecah laktosa atau gula utama pada susu. Hal ini dapat menyebabkan gas, diare, sakit perut dan mual. Gejala ini dapat bervariasi pada setiap orang, tetapi jika Anda menderita intolerasi laktosa, lebih baik mengurangi asupan susu.

Patah Tulang
Memang tidak dipungkiri jika sebuah penelitian terdahulu menunjukan kandungan kalsium dalam susu bisa memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis, sebab mengandung kalsium dan vitamin D yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang. Namun studi terbaru ini justru mengungkapkan bahwa minum susu dalam jumlah besar justru tidak dapat mencegah seseorang dari risiko patah tulang.

Penyakit Kardiovaskular
Kandungan gula pada susu khususnya laktosa dan galaktosa berisiko meningkatkan peradangan hingga kurun waktu tertentu, berisiko membuat seseorang mengalami penyakit kardiovaskular hingga berujung pada kematian.

Memungkinkan Peningkatan Risiko Kanker
Beberapa peneliti menunjukan bahwa konsumsi susu yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker ovarium dan kanker prostat. Analisis yang dikumpulkan dari 12 penelitian kohort prospektif dan melibatkan lebih dari 500.000 wanita, menemukan bahwa wanita dengan asupan tinggi laktosa, yaitu setara dengan 3 gelas susu per hari, memiliki risiko kanker ovarium sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang memiliki asupan laktosa terendah.

Menyebabkan Alergi
Alergi terhadap susu juga menjadi alasan lain mengapa harus menghindari minum susu berlebihan. Gejala alergi susu seperti batuk, sakit perut dan muntah mulai muncul setelah beberapa menit setelah minum susu, terkadang juga sampai beberapa jam. Dalam beberapa kasus, alergi susu dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa, seperti reaksi anafilaksis.

Menimbulkan jerawat
Salah satu minuman yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat adalah susu atau produk yang mengandung protein whey. Di dalam susu terkandung insulin dan hormon pertumbuhan IGF-1, kedua faktor itulah yang dapat memicu tumbuhnya jerawat.

Mempengaruhi Kesehatan Ginjal
Terlalu banyak mengkonsumsi susu melebihi jumlah kebutuhan yang dianjurkan akan membahayakan kesehatan ginjal. Terlalu banyak kalsium akan memicu masalah pada ginjal seperti timbulnya batu ginjal, kalsium akan mengendap pada saringan ginjal, inilah yang menyebabkan pembentukan batu kristal pada ginjal yang disebut kalsium oxalat atau kalsium fosfat.

Itulah bebera dampak negatif terlalu banyak konsumsi suu, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda,terimakasih…



Suami Betah di Rumah 468

This entry was posted in kesehatan dan pertumbuhan anak and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Current ye@r *